Walikota Canangkan Gerakan 1 Miliar Pohon

|

SEMARANG (JT-News) - Walikota Semarang Soemarmo mencanangkan gerakan 1 miliar pohon dalam rangka menghijaukan dan melestarikan lingkungan. Bersamaan dengan pencanangan yang dilaksanakan pada Rabu (8/2), tersebut ditanam pula 550 pohon terdiri dari jenis Asem Jawa, Mahoni, Trembesi, serta Glodogan.

“Penanaman Satu Miliar Pohon di Kota Semarang ini merupakan bentuk komitmen dan kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan dari semua pihak mulai pemerintah, swasta, perguruan tinggi serta masyarakat umum,” ungkap Walikota Soemarmo.

Untuk penanaman Rabu ini pemerintah mengajak pula siswa-siswi dari SD, SMP, hingga SMA. Untuk siswa-siswi SD, penanaman dilaksanakan di lingkungan sekolah masing-masing, sedangkan bagi pelajar SMP dan SMA bertempat di sejumlah titik seperti Jl Gajah Mada, kawasan Depok, dll.

“Dengan mengajak anak-anak sekolah, kami ingin anak-anak mencintai lingkungan yang sejuk dan teduh sehingga dapat menciptakan rasa nyaman dalam hati. Sedangkan dari sisi kesehatan, sudah pasti kegiatan penanaman pohon ini dapat menghasilkan oksigen dalam jumlah banyak sekaligus mencegah banjir” terang Walikota.

Penanaman satu miliar pohon dilakukan dengan sistem pengelompokan tanaman. Untuk kawasan Kampung Kali ditanam 200 pohon pelindung jenis Mahoni, Jl Gajahmada ditanam 100 pohon Asem Jawa. Di lokasi lain yakni di kawasan Depok dan Ngalian dilakukan penanaman bersama 50 pohon jenis Glodogan dan 200 pohon jenis Trembesi.

Terkait dengan pelestarian tanaman tersebut, Walikota juga menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penegakan UU Lingkungan Hidup yang didalamnya termaktub pula sanksi bagi mereka yang melakukan penebangan pohon. Pihaknya pun saat ini tengah melakukan pemantuan terhadap penebangan pohon yang tidak berijin di daerah Jl Sultan Agung.

Dalam kesempatan yang sama, di Ngalian, walikota mengungkapkan adanya tempat pembibitan anggrek, sawi serta pembenihan ikan darat seperti lele, nila gurame dan sebagainya. “Dengan adanya tempat tersebut, petani bisa mendapatkan pembinaan sekaligus ketrampilan peningkatan kuantitas, kualitas serta akan berujung pula pada peningkatan penghasilan dan kesejahteraan petani,” ungkap Walikota. (JT-1/Humas Pemkot Semarang)

Dalam Kota Semarang | Tags ,

Tinggalkan Pesan

Komentar Terakhir

CLOSE