SMK Muahammadiyah 2 Borobudur Launching Mobil Esemka

|

ilustrasi/detikoto

KETUA – Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin meluncurkan mobil karya para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (12/1).

Pada peluncuran mobil tersebut juga dilakukan “test drive” sejumlah mobil yang sudah jadi berkeliling di jalan raya seputar Kecamatan Borobudur dan Mungkid. Pada kesempatan itu Din Syamsudin mencoba mobil Esemka Sang Surya Rajawali warna putih.

Hadir pada acara tersebut, antara lain para rektor universitas Muhammadiyah se-Jawa, kepala rumah sakit Muhammadiyah se-Jawa, dan Bupati Magelang Singgih Sanyoto.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Borobudur, Yitno, mengatakan, pada peluncuran mobil Esemka Sang Surya ini dipamerkan delapan mobil hasil karya para siswa, antara lain mobil ambulans, mobil usaha, SUV Esemka, dan mini truk. Ia mengatakan, dari sejumlah mobil tersebut ada yang berupa karya karoseri, mengubah bentuk, tetapi ada yang membuat dari komponen bodi termasuk pembuatan chasis.

“Pembuatan mini truk 90 persen dari bahan lokal, termasuk untuk chasis kami membuat sendiri secara manual dengan pendampingan dari Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS),” katanya.

Ia mengatakan, pembuatan mini truk dari nol, sebelumnya telah dilakukan riset dari UMS.  SMK Muhammadiyah 2 Borobudur merupakan salah satu dari 32 SMK di Tanah Air yang dipercaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mulai membuat mobil nasional (mobnas). “Program mobnas ini sebagai proses pembelajaran siswa untuk perakitan, pembuatan komponen, dan membuat mobil,” katanya.

Ia mengatakan, sejak 2008 SMK Muhammadiyah 2 Borobudur telah membantu masyarakat dalam karoseri, antara lain membuat karoseri bus Kampus UMS. “Saat ini kami sedang menyelesaikan bus panggung, yang baru pertama dan satu-satunya bus panggung di Indonesia pesanan dari sekolah seni,” katanya.

Din Syamsudin mengatakan, SMK Muhammadiyah 2 Borobudur telah menunjukkan prestasinya dengan membuat mobil. “Pertama kali saya datang ke sekolah ini pascaerupsi Merapi 2010 untuk meninjau beberapa bangunan yang rusak. Saat itu saya kaget ternyata para siswa di sekilah ini bisa membuat mobil,” katanya.

Ke depan, katanya, melihat prestasi anak bangsa ini PP Muhammadiyah mewacanakan mengadakan program mobil nasional Muhammadiyah. Din Syamsudin saat menyampaikan sambutan tersebut sekaligus memasarkan produk mobil Esemka Sang Surya kepada para rektor universitas Muhammadiyah dan kepala rumah sakit Muhammadiyah.

Pada peluncuran mobil tersebut, SMK Muhammadiyah 2 Borobudur mendapat pesanan puluhan mobil dari para rektor dan kepala rumah sakit Muhammadiyah, antara lain Universitas Purworejo memesan 10 unit mobil, Universitas Muhammadiyah Jember memesan 5 unit mobil, STIE Ahmad Dahlan memesan tiga unit mobil, PKU Surakarta dan PKU Yogyakarta masing-masing memesan satu unit mobil ambulans. (ant/JT-1)

Dalam IPTEK | Tags ,,

Berita terkait

Tinggalkan Pesan

Komentar Terakhir

CLOSE