Proyek Pabrik Semen di Pati Berlanjut

|

PATI (JT-News) - Rencana pembangunan pabrik semen oleh PT Sahabat Mulia Saksi (SMS) dipastikan terus berlanjut, karena saat ini sedang proses pembahasan kerangka acuan dalam penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) bersama sejumlah tim ahli.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pati Sudjono di Pati, Selasa (17/1), mengakui, rencana pembangunan pabrik semen di Pati memasuki tahap pembahasan awal dengan tim ahli dari sejumlah universitas di Tanah Air sebelum penyusunan Amdal. “Dalam rapat tim teknis Amdal pembangunan pabrik semen di Pati hari ini (17/1) dihadiri enam tim ahli dari sejumlah unversitas,” ujarnyan ditemui di sela-sela rapat di Hotel Gritary Pati.
Para tenaga ahli di antaranya dari Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga Royce R Siahainenia, dari Universitas Sebelas Maret Purwanto, dari UGM Arifudin Idrus, Undip Semarang Dwi P Sasongko, Universitas Muria Kudus Hendy Hendro, dan dari Unversitas Pembangunan Nasional Veteran Sari Bahadiarti.

Ia mengatakan, kehadiran tim ahli tersebut untuk memberikan masukan terkait hal-hal yang perlu dilakukan oleh pemrakarsa lewat konsultan yang ditunjuk dalam penyusunan Amdal. “Dengan adanya kehadiran tim ahli tersebut, diharapkan semua apsek yang terkait dalam kesempuranaan penyusunan Amdal tidak ada yang terlewatkan,” ujarnya.

Setidaknya, kata dia, para tim ahli tersebut bisa ikut mengkritisi hal-hal yang perlu dijadikan bahan kajian. apat tim teknis sebelum tahapan penyusunan Amdal, katanya, dimulai sejak Senin (16/1) hingga beberapa hari ke depan. “Terkecuali, sudah ada kesepakatan tentang kerangka acuan dalam penyusunan Amdal,” ujarnya.

Menurut dia, waktu yang dibutuhkan dalam penyusunan Amdal masih panjang, karena masih ada beberapa tahapan yang harus dipenuhi. elain menghadirkan tim ahli dari sejumlah perguruan tinggi, rapat tersebut juga dihadiri perwakilan dari Bappeda Pati, BLH, Dinas Kelautan dan Perikanan Pati, Dinas Pekerjaan Umum, serta SKPD terkait lainnya.

Perwakilan dari PT Mitra Adi Pranata sebagai lembaga pembuat Amdal yang ditunjuk PT SMS Poerna Sri Oetari membenarkan, bahwa tahapan yang sedang berjalan saat ini baru tahap kerangka acuan Amdal dengan tujuan menetapkan cakupan hal apa saja yang akan dikaji dan mengukur kedalaman studi sebagai dokumen Amdal.

“Tahap pertama dari kerangka acuan dinilai terlebih dahulu oleh tim teknis, yang dibentuk oleh komisi Amdal yang terdiri atas skpd dan tim ahli,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, proses penyusunan Amdal yang sedang berjalan belum melibatkan masyarakat. Sedangkan kegiatan yang sudah dilakukan, yakni prasurvei untuk cakupan dengan menjaring aspirasi masyarakat. “Nantinya, kita akan melakukan obesvasi lapangan sementara, sedangkan proses pengukuran lahan setelah dokumen Amdal jadi,” ujarnya.

Dalam dokuman Amdal tersebut, katanya, akan menjelaskan tentang prakiraan dampak, seperti gangguan terhadap mata air, persepsi negatif masyarakat, pola hubungan masyarakat yang berubah karena ada yang pro dan kontra. Warga Kabupaten Pati, berulang kali menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak rencana pembangunan pabrik semen oleh PT SMS di Kecamatan Kayen dan Tambakromo.

Sebelumnya, PT Semen Gresik juga berencana mendirikan pabrik semen di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, namun gagal karena mendapat penolakan masyarakat Pati. (ant/JT-1)

Dalam Kab Pati,Lintas35,Pati | Tags ,

Tinggalkan Pesan

Komentar Terakhir

CLOSE