Petani Terancam Gagal Panen

|

ilustrasi/detik.com

PEKALONGAN (JT-News) – Para petani padi di Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, terancam gagal panen akibat serangan tikus dan jebolnya irigasi pertanian di daerah setempat.

Kepala Desa Ponolawen, Kecamatan Kesesi, Kundoyo di Pekalongan, Jumat, mengatakan, sejak awal Januari 2012 hingga saat ini sedikitnya 32 hektare lahan tanaman padi sudah terserang hama tikus sehingga petani terancam gagal panen.

“Hampir seluruh lahan tanaman padi di Desa Ponolawen rusak akibat meluasnya serangan hama tikus. Hama itu menyerang tanaman padi yang sudah berumur sekitar dua bulan,” katanya.

Ia mengatakan, untuk mengantisipasi meluasnya serangan tikus, para petani melakukan sistem pengasapan dan membuat pagar plastik agar hama itu tidak bisa masuk ke lahan tanaman padi.

“Namun, upaya yang dilakukan para petani ini belum mendapatkan hasil yang maksimal dan justru hama tikus kini makin meluas. Semula serangan hama tikus itu menyerang tanaman padi seluas 32 hektare tetapi kini hampir mencapai 72 hektare,” katanya.

Ketua Kelompok Tani Makaryo Mino Desa Ponolawen Rois mengatakan, jebolnya tanggul irigasi suplesi belum lama ini mengakibatkan sekitar 79 hektare lahan pertanian terancam tidak mendapatkan air.

“Saluran irigasi itu tersebut merupakan salah satu aliran lahan pertanian di daerah setempat. Namun, dengan jebolnya saluran irigasi itu maka bisa mengancam lahan tanaman padi puso karena kekurangan air,” katanya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Pekalongan Endang Sulistianingsih mengatakan, selama Januari-Desember 2011, sedikitnya 400 hektare sawah di Kabupaten Pekalongan terserang hama tikus.

“Serangan hama tikus ini yang paling parah terjadi pada Januari 2011 karena sedikitnya 150 hektare tanaman padi rusak berat, 300 hektare rusak ringan, dan 175 hektare mengalami puso,” katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan data Desember 2011, serangan tikus tersebut terjadi hampir merata di seluruh kecamatan sehingga para petani bisa mengajukan permohonan bantuan obat pembasmi tikus.

“Kami berharap para petani mengajukan permohonan bantuan obat pembasmi ke pemkab agar serangan hama tikus makin meluas,” katanya.

Dalam Kab Pekalongan | Tags ,,

Berita terkait

Tinggalkan Pesan

Komentar Terakhir

CLOSE