Perda Air Bersih Diminta Dicabut

|

SEMARANG (JT-News) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah mengusulkan pencabutan atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 1992 tentang Perusahaan Daerah Air Bersih di provinsi itu.

Sekretaris Komisi C DPRD Jawa Tengah Sukirman di Semarang, Kamis (12/1), mengatakan, perda tersebut sudah kedaluwarsa dan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan saat ini. “Sekitar 75 persen hal-hal yang diatur dalam perda itu sudah kedaluwarsa,” kata Sukirman yang juga politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Menurut dia, kemungkinan besar peraturan itu akan dicabut dan digantikan dengan aturan baru yang lebih sesuai. Ia mengatakan, beberapa hal kedaluwarsa dalam perda tersebut misalnya dasar hukum untuk pendirian perusahaan daerah sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini.

Selain itu, kata dia, pengenaan tarif yang diberlakukan dalam perda itu juga sudah tidak sesuai. Ia mengatakan, jika peraturan tersebut dicabut, masih ada hal lain yang perlu juga diselesaikan yakni penutupan perusahaan daerah yang bersangkutan.

Pada masa mendatang, kata dia, akan dibuat peraturan baru yang juga mengatur tentang mengenai Perusahaan Daerah Air Bersih. Menurut dia, hal tersebut cukup penting mengingat kontribusi Perusahaan Daerah Air Bersih terhadap pendapatan asli daerah cukup baik. (ant/JT-1)

Dalam Jawa Tengah | Tags ,, ,

Tinggalkan Pesan

Komentar Terakhir

CLOSE