Brimob Harus Bertindak Prosedural

|

SEMARANG (JT-News) -  Kapolda Jateng  Inspektur Jenderal Didiek Sutomo Triwidodo menyatakan bahwa semua tindakan anggota Brimob yang bertugas di daerah rawan konflik harus sesuai prosedur.

“Perubahan situasi di daerah tugas harus disikapi secara profesional dan hati-hati karena saat ini citra kepolisian masih menjadi sorotan masyarakat dan banyak dikritik,” kata Kapolda di Semarang, Kamis (5/1).

Hal tersebut dikatakan Kapolda usai upacara pelepasan 210 personel Brimob Polda Jateng ke Kabupaten Kotawaingin Barat, Kalimantan Tengah, yang diberangkatkan dengan menumpang kapal niaga Dharma Kencana II melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Menurut Kapolda, dua satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Jateng yang diperbantukan ini selanjutnya akan membantu tugas pengamanan wilayah setempat pascapelantikan Bupati Kotawaringin Barat yang sempat terjadi tindakan anarkis.  “Setiap anggota yang ditugaskan dapat memanfaatkan momentum untuk memperbaiki citra kepolisian melalui tindakan dan penanganan yang tepat terhadap permasalahan yang terjadi,” ujarnya.

Kapolda menjelaskan, sesuai perintah Kapolri semua tindakan baik dari masyarakat dan anggota Brimob Polda Jateng yang bertugas di Kabupaten Kotawaringin Barat akan didokumentasikan atau direkam oleh tim khusus yang ikut diberangkatkan.  “Dokumentasi tersebut akan menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan terhadap perubahan situasi dan perintah tindakan di lapangan,” katanya.

Kapolda mengatakan bahwa ratusan anggota Brimob Polda Jateng yang ditugaskan di Kabupaten Kotawaringin Barat itu sebagai bentuk pelaksanaan program “Quick Wins” Brimob Nusantara yakni ikut mengamankan daerah rawan konflik di seluruh Indonesia. (ant/JT-1)

Dalam Nasional,Umum | Tags ,,

Berita terkait

Tinggalkan Pesan

Komentar Terakhir

CLOSE